Member Area
Member Profiles
Best Quote
Statement of Transaction
Balance Statement
PortFolio Client
 
  ARTICLES
ALL ABOUT DIVIDEN
= Thombos Sitanggang


ALL ABOUT DIVIDEND

 

Seorang investor mengharapkan return dari investasi yang dimilikinya. Return tersebut dapat berupa capital gain dan Dividen. Capital gain merupakan return yang diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual dari transaksi saham yang dilakukan oleh investor. Sedangkan divden adalah bagian dari laba bersih perusahaan yang dibagikan untuk pemegang saham perusahaan tersebut. Gordon (1961,1962) menyatakan bahwa shareholder lebih memilih dividen pada saat ini dibandingkan return yang tinggi dari capital gain dimasa yang akan datang.

Bird in the hand theory memandang bahwa dividen tinggi adalah yang terbaik, karena investor lebih lebih suka kepastian tentang return investasinya serta mengantisipasi risiko ketidakpastian tentang kebangkrutan perusahaan (Gordon dalam Brigham dan Gapenski, 1996: 438).


Jenis-Jenis Dividen
Deviden yang akan dibagikan oleh perusahaan dapat terbagi dalam beberapa jenis, yaitu:

  1. Dividen tunai (cash dividen), yaitu dividen yang dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk uang cash.
  2. Dividen saham (stock dividen), yaitu dividen yang dibagikan perusahaan dalam bentuk saham perusahaan sehingga jumlah saham perusahaan menjadi bertambah. Namun demikian cash flow perusahaan tidak terganggu karena perusahaan tidak perlu mengeluarkan uang cash.
  3. Dividen property (property dividen), yaitu dividen yang dibagikan dalam bentuk aktiva lain selain kas atau saham, misalnya aktiva tetap an surat-surat berharga.
  4. Dividen likuidasi (liquidating dividen), yaitu dividen yang diberikan kepada pemegang saham sebagai akibat dilikuidasikannya perusahaan. Dividen diperoleh dari selisih antara nilai realisasi aset perusahaan dikurangi dengan semua kewajibannya.


Dividend Payout Ratio
Rumus :
DPR =  Total Dividend
             Net Income


Selain jumlah deviden yang dibagikan perusahaan, investor juga memperhatikan tingkat Dividend Payout Ratio (DPR) perusahaan. DPR memberikan gambaran tingkat pembagian dividen terhadap Net income yang diperoleh perusahaan. Semakin mapan suatu perusahaan pada umumnya memiliki tingkat DPR yang semakin tinggi.


Jadwal Pembayaran Dividen
Harga saham akan bergerak seiring dengan pengumuman pembagian dividen yang akan dilakukan oleh perusahaan. Secara umum harga saham akan bergerak naik sesuai dengan besarnya dividen yang akan dibagikan perusahan sampai dengan cum dividen. Date. Dan kemudian harga saham akan turun kembali pada tingkat wajarnya pada ex-dividend date. Berikut jadwal pembayaran dividen yang harus diperhatikan pemegang saham, yaitu:

  1. Declaration Date , merupakan tanggal dimana perusahan menyatakan untuk melakukan pembayaran dividend.
  2. Cum-Dividen Date, merupakan tanggal terakhir perdagangan dimana pembeli saham memperoleh hak atas dividen yang dibagikan perusahaan.
  3. Ex-dividend Date, merupakan tanggal dimana investor sudah memiliki hak untuk memperoleh dividend dan sudah boleh untuk mejual saham yang dimilikinya.
  4. Recording Date, merupakan tanggal dimana perusahaan menentukan daftar nama pemegang saham yang memperoleh dividend.
  5. Dividend Payment, merupakan tanggal dimana perusahaan membagikan dividen kepada pemegang saham.

Beberapa Faktor Kebijakan Deviden
Dalam membagikan dividen, perusahaan harus memperhatikan beberapa faktor, antara lain,

  1. Kesempatan Investasi, Kebijakan dividen perusahaan janga sampai mengorbankan proyek yang dapat meningkatkan value pemegang saham di masa yang kan datang. Semakin besar kesempatan investasi maka dividen yang bisa dibagikan akan semakin sedikit.
  2. Profitabilitas dan Likuiditas, Kebijakan dividen perusahaan sebaiknya memperhitungkan profitabilitas dan likuiditas perusahaan. Aliran kas atau profitabilitas yang baik bisa membayar dividen atau meningkatkan dividen. Alasan lain pembagian dividen adalah untuk menghindari akuisisi oleh perusahaan lain.
  3. Akses ke Pasar Keuangan, Jika perusahaan mempunyai akses ke pasar keuangan yang baik, perusahaan bisa membayar dividen lebih tinggi. Akses yang baik bisa membantu perusahaan memenuhi kebutuhan likuiditasnya.
  4. Stabilitas Pendapatan, Jika pendapatan perusahaan relatif stabil, aliran kas di masa mendatang bisa diperkirakan dengan lebih akurat. Perusahaan semacam itu bisa membayar dividen yang lebih tinggi. Hal yang sebaliknya terjadi untuk perusahaan yang mempunyai pendapatan yang tidak stabil. Ketidakstabilan aliran kas di masa mendatang membatasai kemampuan perusahaan membayar dividen yang tinggi.

Dividen Signalling Theory
Perusahaan pada umumnya akan berusaha untuk membagikan dividen secara teratur kepada pemegang saham. Kenaikan/Penurunan nilai nominal dividen dapat mempengaruhi pergerakan harga saham. Menurut dividen signalling theory, Kebijakan dividen memberikan gambaran kinerja keuangan dan prospek perusahaan dimasa yang akan datang.

  • Kenaikan pembagian dividen yang  disertai dengan kenaikan profitabilitas perusahaan memberikan sinyal positif bagi pemegang saham karena memberikan gambaran yang baik mengenai prospek perusahaan dimasa yang akan datang serta memberikan gambaran akan kemampuan perusahaan untuk dapat memberikan dividen dengan tingkat yang sama dimasa yang akan datang
  • Kenaikan pembagian dividen yang tidak disertai dengan kenaikan profitabilitas perusahaan memberikan sinyal negatif bagi pemegang saham. Perusahaan dianggap tidak mampu melakukan reinvestasi  untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan dimasa yang akan datang.
  • Penurunan dividen yang disertai dengan kenaikan profitabilitas perusahaan memberikan sinyal positif bagi investor. Perusahaan diperkirakan masih akan terus bertumbuh dan value pemegang saham diperkirakan masih terus berkembang dimasa yang akan datang.
  • Penurunan dividen yang disertai dengan penurunan profitabilitas perusahaan memberikan sinyal negatif bagi investor karena perusahaan diperkirakan memiliki kinerja yang buruk dan tidak memilki prospek lagi di masa yang akan datang.

Kenaikan pembagian dividen yang  disertai dengan kenaikan profitabilitas perusahaan memberikan sinyal positif bagi pemegang saham karena memberikan gambaran yang baik mengenai prospek perusahaan dimasa yang akan datang serta memberikan gambaran akan kemampuan perusahaan untuk dapat memberikan dividen dengan tingkat yang sama dimasa yang akan datang

Dividen Signalling theory sulit untuk diterapkan karena perdiksi investor akan hubungan tingkat dividen dan perubahan laba bersih seringkali berlawanan.

Created By : Thombos Sitanggang, MSM.

(dari berbagai sumber, 191207)

Home | Articles

Home | About Us | Capital Market Overview | Products & Services | Vision & Mission | Contact Us | Others
Copyright © 2007 - PT. Henan Putihrai, Jakarta - INDONESIA.